Baru selesai merenovasi rumah? Kami yakin Anda sudah membayangkan tampilan hunian yang baru. Namun, sebelum itu ada satu masalah yang mungkin Anda lewatkan yaitu membersihkan rumah setelah renovasi.
Tanpa diragukan lagi, 90% orang akan langsung geleng-geleng kepala begitu melihat lantai rumah berdebu, sisa semen, hingga noda cat menempel di lantai.
Mari kita coba kurangi mengeluh dan mulai luangkan waktu luang di akhir pekan untuk membereskan semuanya.
Kami akan bantu jelaskan tahapannya secara mendetail, mari simak bersama agar hunian Anda kembali nyaman dan sehat.
5 Tahapan Membersihkan Rumah Setelah Renovasi
Melakukan pembersihan pasca konstruksi membutuhkan strategi yang tepat agar debu tidak hanya berpindah tempat.

Berikut adalah langkah-langkah sistematis yang bisa Anda ikuti untuk mengembalikan kesegaran rumah Anda.
1. Persiapan & Keamanan
Sebelum mulai bekerja, pastikan Anda menggunakan alat pelindung diri yang memadai. Pakailah masker N95 dan sarung tangan karena debu konstruksi sangat halus dan berbahaya bagi paru-paru jika terhirup.
Buka semua jendela dan pintu agar sirkulasi udara lancar selama proses pengerjaan berlangsung.
Langkah awal yang penting adalah menyingkirkan sisa material besar seperti potongan kayu, kaleng cat, atau puing bangunan agar area kerja lebih leluasa.
Apakah Anda sudah menyiapkan kantong sampah besar untuk mengumpulkan sisa-sisa material tersebut?
2. Pembersihan Kering (Top-to-Bottom)
Prinsip utama dalam bersih bersih setelah renovasi adalah bekerja dari atas ke bawah. Mulailah membersihkan debu di plafon, sudut langit-langit, dan lubang ventilasi AC menggunakan kemoceng microfiber atau sapu panjang.
Untuk dinding, gunakan vacuum cleaner dengan ujung sikat guna mengangkat debu tanpa membuatnya berterbangan.
Hindari langsung menggunakan air pada dinding yang berdebu tebal karena bisa membuat debu berubah menjadi lumpur tipis yang sulit dibersihkan.
Jangan lupa lap bagian atas fitting lampu dan bilah kipas angin yang biasanya menjadi tempat penumpukan residu konstruksi.
3. Pembersihan Detail & Area Tengah
Setelah bagian atas bersih, fokuslah pada elemen-elemen di area tengah ruangan. Bersihkan bingkai jendela terlebih dahulu sebelum mengelap kacanya, serta lepas stiker pelindung jika masih menempel pada kusen baru.
Penting juga untuk membereskan rumah setelah renovasi hingga ke bagian dalam kabinet dapur dan lemari pakaian yang baru dipasang.
Gunakan kain lembap untuk mengelap semua saklar lampu, stopkontak, dan gagang pintu agar terbebas debu semen yang menempel.
4. Pembersihan Lantai (Langkah Terakhir)
Lantai adalah tahap akhir agar debu yang jatuh dari pembersihan area atas tidak mengotori lantai berkali-kali.
Lakukan penyedotan debu secara menyeluruh hingga ke sudut ruangan dan pastikan tidak ada kerikil tajam yang tersisa agar tidak menggores lantai saat dipel.
Anda perlu mengepel lantai setidaknya 2-3 kali. Pel pertama untuk mengangkat debu kasar, pel kedua dengan cairan pembersih, dan ketiga untuk memastikan tidak ada residu lengket atau bercak putih semen yang tertinggal.
5. Finishing & Udara
Tahap akhir berkaitan dengan kenyamanan dan kualitas udara di dalam hunian. Sangat disarankan untuk mengganti filter AC segera setelah renovasi selesai agar debu semen tidak disirkulasikan kembali ke dalam ruangan saat AC dinyalakan.
Selain itu, bersihkan soft furnishing seperti gorden atau sofa yang terpapar debu selama proses pengerjaan. Langkah ini memastikan bahwa sisa-sisa polutan konstruksi benar-benar hilang dari udara yang Anda hirup setiap hari.
Baca juga: Manfaat Bersih Rumah Setelah Renovasi, Wajib Paham!
Detail yang Terlupakan Saat Membersihkan Rumah Pasca Renovasi
Sering kali kita menganggap rumah sudah bersih, padahal ada titik-titik kecil yang berpotensi merusak fungsi perabot dalam jangka panjan:
- Engsel dan Jendela: Bersihkan rel jendela dan pintu geser secara mendalam. Debu semen di area ini bisa bersifat abrasif yang membuat pintu menjadi seret atau cepat rusak.
- Bagian Atas Pintu: Lap bagian atas bingkai atau kusen pintu yang horizontal. Debu tebal biasanya menumpuk di sana dan akan jatuh setiap kali buka tutup pintu.
- Lubang Pembuangan (Drainase): Periksa lubang pembuangan kamar mandi atau bak cuci piring. Pastikan tidak ada sisa semen atau pasir yang mengendap agar tidak menyumbat pipa di kemudian hari.
- Belakang Alat-alat: Jika Anda tidak memindahkan kulkas atau mesin cuci saat renovasi, tarik barang tersebut dan bersihkan bagian belakangnya dari tumpukan debu konstruksi yang masuk.
Bagaimana, apakah Anda semakin bersemangat atau justru sudah merasa lelah sebelum mencoba? Membersihkan rumah secara mandiri memang memberikan kepuasan tersendiri, namun butuh tenaga dan waktu yang ekstra.
Jika Anda merasa kewalahan, tidak ada salahnya menggunakan bantuan tenaga profesional seperti 88 Clean.
Kami siap membantu Anda membereskan sisa renovasi hingga ke sudut yang sulit. Konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim kami melalui Whatsapp 081320007588 agar rumah baru Anda segera siap ditempati.
Berlokasi di BSD, Alam Sutera, atau Gading Serpong?
Anda bisa menggunakan jasa cleaning service pasca renovasi Tangerang dari kami. Free konsultasi dan survey lokasi bersama admin yang ramah.
FAQ
Lama waktu pengerjaan sangat bergantung pada luas bangunan dan tingkat ketebalan debu, namun umumnya memakan waktu 1 hingga 2 hari kerja untuk hasil maksimal.
Siapkan vacuum cleaner dengan filter HEPA, kain pel, cairan pembersih pH netral, masker N95, serta banyak kain microfiber bersih.
Sangat mungkin dilakukan sendiri jika Anda memiliki waktu luang dan peralatan yang memadai. Namun, bantuan profesional sangat disarankan untuk area yang membutuhkan alat industri seperti pembersihan kerak semen atau poles lantai.
7 Tips Memilih Jasa Cleaning Service, Cek Hal Ini agar Tidak Menyesal
Merasa kewalahan dan repot dengan masalah bersih-bersih? Mungkin yang
5 Manfaat Cleaning Rumah Pasca Renovasi, Jangan Abaikan Ini!
Manfaat cleaning rumah pasca renovasi – Baru selesai merenovasi



