Banyak orang mengira layanan jenis-jenis cleaning service hanya terbagi menjadi pembersihan biasa dan pembersihan menyeluruh. Padahal, ada beberapa jenis layanan yang di rancang untuk kebutuhan yang berbeda.
Memilih jenis cleaning service yang kurang sesuai dapat membuat perawatan properti menjadi kurang optimal atau justru mengeluarkan biaya yang tidak di perlukan.
Karena itu, penting memahami fungsi masing masing layanan sebelum menentukan pilihan.
Berdasarkan Frekuensi, Kapan dan Seberapa Sering Pembersihan?
Jenis-jenis cleaning service yang pertama di bedakan berdasarkan frekuensi pelaksanaannya. Kategori ini paling sering di gunakan untuk menjaga kebersihan rumah maupun properti secara rutin.

Dengan memahami jadwal yang tepat, Anda dapat menyesuaikan jenis pembersihan sesuai kebutuhan tanpa harus menunggu kotoran menumpuk.
1. Daily Cleaning (Harian)
Daily cleaning merupakan pembersihan ringan yang di lakukan setiap hari untuk menjaga kebersihan dasar rumah atau properti.
Aktivitasnya meliputi menyapu, mengepel, mengelap permukaan yang sering di gunakan, serta membuang sampah. Tujuan utamanya adalah mencegah debu dan kotoran menumpuk sehingga rumah tetap nyaman di gunakan setiap hari.
2. Weekly Cleaning (Mingguan)
Weekly cleaning di lakukan untuk membersihkan area yang mulai kotor setelah beberapa hari di gunakan.
Kegiatannya dapat mencakup menyikat toilet, membersihkan cermin, mengganti seprai, hingga merapikan area yang tidak selalu di sentuh saat pembersihan harian. Karena cakupannya lebih luas, proses ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama di banding daily cleaning.
3. Monthly Cleaning (Bulanan)
Monthly cleaning berfokus pada area yang sering terlewat dalam rutinitas mingguan. Contohnya adalah membersihkan bagian atas lemari, sela sela jendela,dan sebagainya. Interval satu bulan di nilai cukup ideal agar area tersebut tetap terawat tanpa menunggu kotoran menumpuk terlalu banyak.
4. Annual Cleaning (Tahunan)
Annual cleaning merupakan perawatan berkala untuk bagian properti atau fasilitas yang tidak perlu di bersihkan terlalu sering, tetapi tetap penting di lakukan. Contohnya meliputi pengurasan septic tank, pembersihan talang air, atau pemolesan lantai secara menyeluruh.
Layanan ini umumnya di jadwalkan menjelang akhir tahun atau ketika pemilik properti melakukan perawatan rutin dalam skala besar.
Jenis Cleaning Menyesuaikan dengan Skala dan Cakupannya
Selain frekuensi, jenis-jenis cleaning service juga di bedakan berdasarkan tingkat kedalaman proses pembersihannya. Pada kategori ini, terdapat dua istilah yang sering di anggap sama, yaitu general cleaning dan deep cleaning. Keduanya sama sama bertujuan menjaga kebersihan properti, tetapi memiliki cakupan pekerjaan yang berbeda.

1. General Cleaning
General cleaning merupakan pembersihan menyeluruh pada area yang terlihat dan sering di gunakan dalam aktivitas sehari hari. Layanan ini umumnya mencakup menyapu, mengepel, mengelap berbagai permukaan, membersihkan kamar mandi, merapikan ruangan, serta mengangkat debu dan kotoran yang terlihat. General cleaning cocok di lakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan properti tetap konsisten.
2. Deep Cleaning
Deep cleaning di lakukan ketika properti membutuhkan pembersihan yang lebih mendalam di banding general cleaning. Prosesnya menjangkau sela sela furnitur, sudut yang sulit di akses, kerak pada kamar mandi, hingga area yang jarang tersentuh dalam rutinitas biasa. Karena cakupannya lebih luas dan detail, deep cleaning umumnya di lakukan setiap 3 sampai 6 bulan sekali atau menjelang momen tertentu seperti hari raya.
3. Specialized Cleaning
Specialized cleaning merupakan layanan pembersihan untuk area, material, atau fasilitas tertentu yang memerlukan teknik, peralatan, maupun penanganan khusus.
Layanan ini umumnya mencakup poles marmer, pembersih kaca gedung, cuci karpet, cuci sofa, serta berbagai pekerjaan pembersihan khusus lainnya yang tidak termasuk dalam general cleaning maupun deep cleaning.
Jenis layanan tersebut di pilih sesuai kondisi properti dan biasanya di kerjakan oleh tenaga yang memiliki pengalaman serta menggunakan peralatan yang sesuai dengan kebutuhan.
Berdasarkan Situasi Khusus: di Picu oleh Kondisi, Bukan Jadwal
Beberapa jenis-jenis cleaning service di lakukan bukan karena jadwal tertentu, melainkan karena adanya kondisi yang membutuhkan penanganan khusus.

Pada situasi seperti ini, metode pembersihan yang di gunakan biasanya berbeda dari rutinitas harian maupun general cleaning.
1. Seasonal Cleaning (Musiman)
Seasonal cleaning di lakukan sebagai bentuk persiapan menghadapi perubahan kondisi atau musim. Di Indonesia, contohnya adalah membersihkan saluran air dan talang sebelum musim hujan atau merapikan gudang serta lemari saat pergantian musim. Langkah ini sering di anggap sepele, padahal dapat membantu mencegah masalah yang berpotensi merusak properti apabila di biarkan terlalu lama.
2. Post Renovation atau Cleaning Pasca Renovasi
Layanan ini di tujukan untuk membersihkan properti setelah proses renovasi atau pembangunan selesai. Debu konstruksi, residu semen, noda cat, hingga sisa material bangunan memerlukan teknik dan peralatan yang berbeda dari pembersihan rutin.
Apabila tidak di tangani dengan tepat, debu halus dapat menempel pada ventilasi maupun berbagai permukaan dalam waktu yang cukup lama sehingga memengaruhi kenyamanan ruangan.
Layanan Cleaning di Sesuaikan dengan Jenis Properti
Selain di bedakan berdasarkan frekuensi maupun intensitas pembersihannya, cleaning service juga dapat di klasifikasikan berdasarkan jenis properti yang di tangani. Setiap lokasi memiliki karakteristik, tingkat aktivitas, dan kebutuhan kebersihan yang berbeda sehingga metode pembersihannya pun perlu di sesuaikan.
Office Cleaning
Office cleaning atau jasa bersih kantor merupakan layanan kebersihan yang di rancang untuk menjaga kenyamanan dan kerapian lingkungan kerja. Area yang di bersihkan dapat mencakup ruang kerja, ruang rapat, area resepsionis, pantry, toilet, hingga area bersama agar tetap bersih dan mendukung produktivitas karyawan.
Commercial Cleaning
Commercial cleaning di tujukan untuk berbagai properti komersial, seperti toko, showroom, restoran, kafe, pusat perbelanjaan, maupun bangunan usaha lainnya. Proses pembersihan di sesuaikan dengan aktivitas operasional sehingga kebersihan tetap terjaga tanpa mengganggu pelayanan kepada pelanggan.
Industrial Cleaning
Industrial cleaning menangani area industri seperti pabrik, gudang, dan fasilitas produksi yang memiliki kebutuhan pembersihan lebih kompleks. Proses pengerjaannya di lakukan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik area kerja serta memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama pelaksanaan.
Event Cleaning
Event cleaning adalah layanan kebersihan yang di lakukan sebelum, selama, maupun setelah suatu acara berlangsung. Layanan ini membantu memastikan area acara tetap bersih, nyaman di gunakan oleh peserta, serta siap di kembalikan ke kondisi semula setelah kegiatan selesai.
88 Clean Menangani Semua Jenis Cleaning Service di Jabodetabek
88 Clean menyediakan layanan cleaning profesional untuk berbagai kebutuhan, mulai dari daily cleaning hingga pasca renovasi cleaning bagi hunian maupun properti komersial di wilayah Jabodetabek.
Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, setiap pekerjaan di sesuaikan dengan kondisi properti, bukan menggunakan pendekatan yang sama untuk semua klien.
Sebelum pekerjaan di mulai, tersedia konsultasi dan survey lokasi gratis agar jenis layanan yang di pilih benar benar sesuai dengan kebutuhan Anda.
Daily Cleaning, Ini Pengertian dan Cara Melakukannya di Rumah
Sudah sering melakukan daily cleaning, tapi rumah tetap terasa
4 Kesalahan Memilih Vendor Cleaning Service dan Dampaknya
Kebersihan lingkungan kerja adalah cerminan utama dari profesionalisme dan



